Skip to content
OAKLANDPOLICEBEAT
Menu
  • Beranda
Menu

Kolaborasi SDM atau Ancaman Pengawasan Film BPI-Polri ?

Posted on April 27, 2025April 27, 2025 by admin

OAKLANDPOLICEBEAT — Masyarakat memperhatikan Badan Perfilman Indonesia (BPI). BPI mengunggah sejumlah foto dari proses pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Divisi Humas Polri pada Senin (21/4/2025) di akun Instagram resmi mereka. Perjanjian tersebut dianggap sebagai bagian dari pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Unggahan tersebut berisi delapan gambar. Sebagian besar foto menunjukkan suasana pertemuan kedua lembaga tersebut. Sangat menarik bahwa foto terakhir menampilkan layar yang berisi nota kesepahaman antara Polri dan BPI. Judul nota kesepahaman adalah “Sinergitas Pengawasan Pembuatan, Pengedaran, Pertunjukan Film Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Gunawan Paggaru, Ketua Umum BPI, menjelaskan kepada Tirto bahwa dua hal utama yang dibahas dalam rencana kesepakatan lembaganya dengan pihak kepolisian Indonesia. Pertama, meningkatkan pemanfaatan dan kapasitas sumber daya manusia; kedua, mendapatkan akses ke data informasi.

Tujuan utamanya adalah bahwa selama ini kami tidak memiliki cara untuk melakukan riset tentang polisi.Saat dihubungi secara langsung dengan Tirto pada Jumat (25/4/2025), dia menyatakan, “Nah, ini kita buka komunikasinya, itu sebenarnya untuk mempermudah teman-teman juga.”

Dalam nota kesepahaman antara lembaganya dan Polri, Guanawan juga menyatakan bahwa ia mendukung adanya kekhawatiran masyarakat dan insan perfilman Tanah Air terkait istilah “pengawasan”.

Dia menjamin bahwa Polri tidak akan melakukan “pengawasan” dalam kerja sama atau MoU itu karena judul yang beredar masih dalam bentuk draft yang belum disetujui oleh BPI dan Polri.

Humas mungkin tidak memiliki kekuatan, jadi MoU-nya sama dengan Divisi Humas Polri. Apa tujuan Humas untuk mengawasi? Apa yang harus diawasi? Dia menyatakan bahwa itu tidak relevan.

Ilustrasi Pembuatan Film

Dia juga tahu bahwa Undang-Undang Dasar 1945, tepatnya Pasal 28E, menjamin kebebasan berpendapat dan berbicara, dan UU Perfilman juga menyatakan hal yang sama.

Karena itu, saya selalu memberi tahu teman-teman saya bahwa saya akan selalu berada di depan jika ada pengawasan. Saya juga bisa membuat film,” katanya.

Guanawan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan insan perfilman Tanah Air atas kepedulian mereka terhadap proses perencanaan MoU ini. Menurutnya, masyarakat sipil harus mempertimbangkan kekhawatiran tentang kebebasan berekspresi mengingat kondisi saat ini.

Dia menegaskan bahwa MoU tersebut masih dalam tahap perencanaan dan diskusi yang intens saat ini. Dia menegaskan bahwa para pelaku perfilman di Indonesia akan memiliki banyak pilihan.

Jika tujuan penelitian adalah untuk digunakan, apakah teman-teman ingin menggunakan apa? Alat kepolisian? Ya, silakan gunakan MoU ini sebagai sarana untuk mengajukan kerjasama dengan mereka; jika tidak, tidak masalah juga.

Ilustrasi Pembuatan Film

Organisasi yang disebut Badan Perfilman Indonesia (BPI) bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan perfilman di Indonesia. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, terutama Pasal 68 hingga 70, menetapkan posisi dan peran BPI.

BPI tidak terafiliasi atau berafiliasi dengan pemerintah karena merupakan lembaga swasta yang mandiri, menurut dasar hukum. Pembentukannya dapat difasilitasi oleh pemerintah dan dilakukan oleh masyarakat.

Kekhawatiran dengan Frasa ‘Pengawasan’

Pengamat perfilman Hikmat Darmawan mempertanyakan maksud dan urgensi MoU tersebut. Apalagi situasi di masyarakat tengah menunjukkan bahwa undang-undang dan undang-undang yang dianggap mengancam kebebasan berekspresi dan demokrasi sedang dibahas.

Dia menunjukkan bahwa judul MoU antara BPI dan Polri mengandung frasa “pengawasan”, karena BPI, kelompok yang mewakili dunia perfilman lokal, berkolaborasi dengan kepolisian.

Mungkin bagi kami sebagai pelaku dan peneliti dunia film ini tidak memuaskan. Saat dihubungi Tirto pada Jumat (25/4/2025), dia menyatakan bahwa belum ada penjelasan yang resmi, utuh, dan lengkap dari BPI hingga terjadi kesimpangsiuran, dan bahkan pengertian “pengawasan” itu masih belum jelas.

Menurut Hikmat, BPI tidak sensitif dalam menanggapi banyak pertanyaan tentang MoU. Mereka tidak peduli dengan situasi yang terjadi di zaman sekarang, ketika masyarakat sipil sedang menghadapi masalah yang mengancam demokrasi dan kebebasan sipil.

Ilustrasi Clapperboard

Hikmat juga bertanya kepada BPI tentang manfaat MoU terhadap industri dan lingkungan perfilman Indonesia. Selain itu, ia ingin tahu siapa yang mengambil inisiatif pertama untuk kehadiran perjanjian ini. Ia berpendapat bahwa BPI tidak melibatkan pengampu kepentingan dalam industri perfilman dalam proses ini.

Tidak banyak pengampu kepentingan perfilman yang mengetahui atau terlibat dalam proses ini. Bukankah ekosistem harus dimintai pendapat tentang hal ini? Menurutnya, penjelasan yang lebih jelas dan jelas tentang arti “pengawasan” tidak ada, atau paling tidak, setelah konflik.

Yosep Anggi Noen, sutradara film, juga bertanya kepada Senada apa maksud dan tujuan Mou antara BPI dan Polri tersebut. Ia menegaskan bahwa dia tidak mengetahui apa-apa sebelum menemukan postingan yang dibuat di akun Instagram resmi BPI.

Dalam judul MoU antara kedua lembaga yang tersebar di media sosial, Yosep, seperti Hikmat, juga menekankan kata “pengawasan”.

Saat dihubungi Tirto pada Jumat (25/4/2025), dia mengatakan, “Ini (MoU) punya potensi problematis nih. Karena dilihat dari pemilihan kata-katanya (dalam judul MoU), itu sangat mencurigakan.”

Ilustrasi Clapperboard

Yosep menjelaskan bahwa BPI seharusnya memiliki fungsi yang lebih besar. membuat kebijakan, misalnya, yang berfungsi sebagai payung strategis untuk kemajuan dunia perfilman.

Namun, ia melihat bahwa kegiatan BPI lebih cenderung simbolis daripada nyata. Menurutnya, yang perlu diperhatikan adalah pergeseran BPI yang tidak dapat diprediksi ini. Ada kemungkinan bahwa pihak tertentu akan memanfaatkannya.

Bagaimana jika seseorang menggunakan MoU sebagai legitimasi untuk mengatakan, “Ini sudah ada MoU loh, kok kamu nggak seperti ini, nggak seperti MoU kita?” Efeknya memang buruk, katanya.

Yosep secara tegas menolak MoU antara BPI dan Polri. Menurutnya, tidak masuk akal jika kolaborasi antara kedua lembaga tersebut hanya bertujuan untuk mengontrol bagaimana atribut Polri digunakan dalam film.

Dia bertanya, “Ngapain sih harus ada MoU yang sebenarnya punya potensi besar untuk kemudian membuat aparatur negara itu masuk ke ruang-ruang yang sebenarnya tidak perlu dimasuki?”

SUMBER TIRTO.ID : MoU BPI-Polri: Peluang Kolaborasi atau Ancaman bagi Perfilman?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Produksi Bahan Bangunan Terganggu, Proyek Bangunan terlambat
  • Tren Belanja Akhir Tahun Mulai Muncul: Pusat Perbelanjaan Ramai
  • Komika Muda Viral Karena Materi Kontroversial: Kisah Inspiratif
  • Mobil SUV Generasi Terbaru dengan Fitur Pengemudi Otomatis
  • Penjualan Smartphone Lipat Tembus Rekor Tertinggi Tahun Ini

Archives

  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

SPONSOR

senang303 sukses303 horus303 sboku99 spesial4d amarta99 joinbet99 suryajp moggojp

TOP SEARCH

senang303
sukses303
horus303
sboku99
spesial4d
amarta99
suryajp
monggojp
news sukses303
sboku99
update terbaru rahasia rtp tinggi mahjong wins 3 yang tips jitu menjaga ritme permainan mahjong ways 3 agar tips dan trik jitu spin stabil di mahjong wins 2 dengan tingkatkan hasil spin harian mahjong wins 2 dengan teknik unik teknik khusus memaksimalkan peluang simbol wild untuk hasilkan strategi jago mahjong wins 3 di senang303 agar scatter hitam rahasia pemain lama trik scatter hitam mahjong wins 2 disenang303 rahasia langkah cerdas atur spin mahjong ways 2 di senang303 rahasia ilmu dasar scatter hitam mahjong wins 2 disenang303 panduan seru pahami pola jitu scatter hitam di mahjong metode praktis menghindari kekalahan besar saat bermain fakta mengejutkan tentang rtp mahjong ways 2 yang sering diabaikan edukasi dasar membaca rtp di mahjong ways 2 agar cara ampuh memahami simbol scatter hitam mahjong ways 2 disenang303 Driver Ojol Ini Kaget Bisa Bawa Pulang Vivo X100 Pro Berkat Mahjong Ways 2 PG Soft Jangan Habiskan Cuan Kemenangan Mahjong Ways! Ini 5 Pilihan Investasi Jitu Selain Beli Emas Antam Kisah Nyata: Modal Receh di Mahjong Ways 3, Sekarang Panen Sarang Walet Ratusan Kilo Setiap Bulan Rahasia Bangun Kebun Sawit Tanpa Pinjam Uang Bank, Cuma Modal Pola RTP Mahjong Wins Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan, Sisa Dananya Diinvestasikan ke Mahjong Wins 2, Kok Bisa? Driver Ojol Sultan Dadakan, HP Barunya Ternyata Modal Kemenangan Mahjong Ways 2 PG Soft Lebih Cepat dari Naik Level: Gamer Ini Beli Emas Antam Setelah Berhasil Cuan dari Mahjong Ways Bangun Peternakan Sarang Walet Tanpa Pinjam Uang Bank, Rahasianya di Mahjong Ways 3 Modal Kecil Gak Masalah! Ini Trik Jitu Bangun Kebun Sawit Berawal dari Kemenangan Mahjong Wins BSU BPJS Ketenagakerjaan Cair, Ini Cara Cek dan Manfaatkan Modal Main Mahjong Wins 2 Buat Sampingan Netizen Gempar! Kepala Sekolah Prabumulih Akui Bisa Beli HP High-End Karena Mahjong Ways PGSoft Dari Jalanan Kota ke Gaya Hidup Mewah, Mahjong Ways 2 PG Soft Jadi Jalan Supir Angkot Kaya Tak Lagi Hidup Kasar, Mantan Preman Tanah Abang Kini Jalani Hari dengan Nyaman Bersama Mahjong Ways 3 Dulu Jalan Kaki ke Kebun, Kini Naik Mobil Baru, Kisah Petani Desa dengan Mahjong Wins 2 Dari Tugas Akhir ke Tugas Warga, Mahasiswa UJM Gen Z Ini Sukses Nikmati Hidup Mewah Karena Mahjong Wins https://www.ceskaloznice.cz https://ppcefekt.pl/ https://www.nabytekkunc.cz/https://amarta99.org/ https://suryajp.cc/ agidenim boitronthucpham raulanton mondebiscuit deafdw aaii adisankarafoundation adoremission airwingacademy amardeepeyecare amigotech aruvippurammadom asikerala bharatbhavankerala bluechipwll boffincontrol brookeportglobal carelinks chembaitrust divinesupermarket dmintllc dranupama drharishchandran drsunilmenon drvineethvascularsurgery flourishinternational genetika getsetgolearning gforgenius globalsofttvm hometech iase imapeps indianthozhilali intuckerala jabreen jandjassociate jointsolution kariyamkulathamma karunyaguidance kksudhakaran learningmask malankaraboyshome casaruralcazorla jaenrural agidenim diskubota <praiseads olgaarce dynamicvishva compuretail maitreshygiene rumahspabali faevyt sada styledebates media polinizadores <uve transcampos stefanruiz fortheloveofchickens dolawofattraction thecomfysofastudio relax n travel aismarine indonesia update amitabhshah papyrus travel caiotirapaniadvogados cartonwega cave chafarizdasquatroestacoes cirurgiadojoelhojuizdefora clidef clinicaramosjf confiancadedetizadora copfisioterapia pururucadetiradentes residencialvistaalegre rodrigueseseixas sagrescriativa suzanaazevedo tidimarhospitalar titaniumgoiabeiras trackaligner yuks gcdharamshala dimi group faro digital inspiro isos media group monggojp

©2025 OAKLANDPOLICEBEAT | Design: Newspaperly WordPress Theme