
Jakarta – Almond dan kacang tanah sama-sama dikenal sebagai camilan bernutrisi yang sering direkomendasikan dalam pola makan sehat. Meski sekilas memiliki manfaat yang mirip, keduanya ternyata menawarkan keunggulan gizi yang berbeda.
Kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati, serat, vitamin, mineral, serta lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan. Tak heran jika almond maupun kacang tanah menjadi pilihan camilan favorit banyak orang.
Dikutip dari Eating Well (1/6/2026), kedua jenis kacang ini sama-sama baik untuk tubuh, tetapi memiliki karakteristik nutrisi yang membuat manfaatnya tidak sepenuhnya sama.
1. Sama-sama kaya lemak baik
Almond dan kacang tanah mengandung lemak tak jenuh yang berperan menjaga kesehatan jantung. Lemak sehat tersebut membantu mengontrol kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) sekaligus mendukung fungsi pembuluh darah.
Selain itu, keduanya juga mengandung protein dan serat yang membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula darah lebih stabil. Karena itu, kedua kacang ini cocok dijadikan camilan sehat bila dikonsumsi dalam porsi yang tidak berlebihan.
Menurut ahli gizi, manfaat dasar almond dan kacang tanah relatif serupa sehingga tidak ada perbedaan mencolok dari sisi kesehatan jantung.
2. Almond unggul dalam kandungan vitamin E
Keunggulan utama almond terletak pada kandungan vitamin E yang jauh lebih tinggi dibandingkan kacang tanah. Dalam satu porsi sekitar 28 gram, almond mampu menyumbang vitamin E dalam jumlah yang signifikan.
Vitamin E merupakan antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, nutrisi ini juga berperan menjaga kesehatan pembuluh darah.
Almond juga menjadi sumber magnesium yang baik. Mineral tersebut berfungsi membantu menjaga tekanan darah, mendukung kerja otot, serta berperan penting dalam menjaga fungsi jantung.
3. Lebih efektif membantu mengontrol kolesterol
Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi almond secara rutin berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Manfaat ini berasal dari kombinasi lemak tak jenuh, serat, dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.
Karena alasan tersebut, almond lebih sering dianjurkan bagi orang yang ingin menjaga kesehatan jantung atau mengontrol kadar kolesterol.
Meski begitu, hasil terbaik tetap diperoleh jika konsumsi almond dibarengi pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.
4. Kacang tanah memiliki protein lebih tinggi
Jika dibandingkan almond, kacang tanah mengandung protein sedikit lebih banyak. Kandungan ini membuatnya mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok sebagai camilan maupun pelengkap menu harian.
Kacang tanah juga kaya akan niasin atau vitamin B3 yang berperan dalam proses pembentukan energi serta menjaga fungsi sistem saraf.
Tak hanya itu, kandungan folat di dalam kacang tanah membantu mengontrol kadar homosistein dalam darah. Kadar homosistein yang tinggi diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke.
5. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan
Ahli menilai tidak ada satu jenis kacang yang benar-benar lebih unggul dibandingkan yang lain. Almond maupun kacang tanah sama-sama memberikan manfaat kesehatan, hanya saja kelebihannya berbeda.
Almond cocok dipilih jika ingin memperoleh lebih banyak vitamin E dan magnesium. Sementara itu, kacang tanah dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi.
Apa pun pilihannya, sebaiknya konsumsi kacang dalam bentuk alami tanpa tambahan garam, gula, atau minyak berlebih agar manfaat kesehatannya tetap optimal. Dengan cara tersebut, almond maupun kacang tanah dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.
